Load more

Tetap Sehat Meski PJJ! Syarifah Mutia , S.Pd. dan MHD Fuad Asbi, S.PdI.,M.Pd Pelopori Inovasi Edukasi Kesehatan Siswa SMPN 1 Hamparan Perak di Tengah Kabut Asap. Oleh: Syarifah Mutia, S.Pd.,

Shares ShareTweet

 

DELI SERDANG — Bencana kabut asap yang melanda wilayah Sumatera tidak hanya mengganggu jarak pandang, tetapi juga membawa risiko bahaya serius bagi kesehatan saluran pernapasan peserta didik. Menanggapi situasi darurat tersebut, pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) diterapkan agar proses belajar mengajar tetap berlangsung secara aman.

Tak tinggal diam melihat potensi penurunan kesehatan dan motivasi belajar siswa di rumah, Guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMP Negeri 1 Hamparan Perak, Syarifah Mutia, S.Pd., dan MHD Fuad Asbi,S.PdI.,M.Pd  dan MGBK tampil sebagai pelopor dengan menghadirkan inovasi edukasi kesehatan dan pendampingan mental bertajuk "Sehat Siswa, Kuat Belajar, Raih Masa Depan".


Inovasi Pelopor Edukasi Kesehatan PJJ

Melalui media edukasi visual yang interaktif dan ramah anak, Syarifah Mutia  dan MHD Fuad Asbi,S.PdI.,M.Pd dan MGBK merancang panduan praktis 6 langkah wajib bagi seluruh siswa untuk menjaga kebugaran tubuh selama mengikuti PJJ dari rumah:

  • Gunakan Masker dengan Benar: Membudayakan penggunaan masker yang rapat saat harus berada di luar rumah.

  • Kurangi Aktivitas Outdoor: Mendorong siswa tetap berada di dalam rumah dan fokus mengikuti PJJ secara aman.

  • Perbanyak Minum Air Putih: Menjaga kelembapan saluran pernapasan serta melarutkan racun dalam tubuh.

  • Konsumsi Makanan Bergizi: Mengajak siswa memperbanyak asupan buah, sayur, dan nutrisi seimbang untuk imunitas tubuh.

  • Istirahat Cukup & Teratur: Memastikan pola tidur yang baik agar fisik tetap prima dan fokus saat belajar mandiri.

  • Jaga Kebersihan Diri dan Lingkungan: Membiasakan cuci tangan dan menjaga kebersihan ruangan rumah dari paparan asap.

  • Edukasi Deteksi Dini & Respon Cepat Gejala Asap

    Sebagai bentuk kepedulian Bimbingan dan Konseling, Syarifah Mutia, S.Pd dan MHD Fuad Asbi,S.PdI.,M.Pd serta guru BK lainya juga mengedukasi siswa dan orang tua untuk peka terhadap sinyal bahaya kesehatan akibat kabut asap, seperti batuk berkepanjangan, tenggorokan perih, sesak napas, hingga mata perih/merah. Siswa diarahkan untuk segera melaporkan ke orang tua dan tenaga kesehatan jika merasakan gejala tersebut.

    "Kesehatanmu adalah kunci utama untuk dapat belajar dengan baik. Dukung dirimu dan jaga kesehatanmu, karena masa depanmu masih sangat panjang!" tegas Syarifah Mutia memberikan motivasi kepada para siswa.


    Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dari Inovasi Syarifah Mutia

    • Mindful (Berkesadaran Tinggi): Membangun kesadaran siswa bahwa menjaga kesehatan fisik dan mental adalah fondasi utama dalam meraih cita-cita.

    • Meaningful (Bermakna): Layanan BK tidak hanya hadir di dalam kelas, tetapi menjadi pelindung dan pengarah aktif di saat siswa menghadapi situasi krisis krisis bencana alam/lingkungan.

    • Joyful (Menggembirakan): Edukasi yang hangat dan komunikatif membuat siswa merasa diperhatikan, tenang, dan tetap gembira menjalankan PJJ dari rumah.


Tags

Shares ShareTweet
advertisement centil

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.

Editor Picks